Selasa, 08 April 2014

ANALISIS COMMON - SIZE



A.  Definisi Common - Size
   Adalah tehnik analisis yang dilakukan dengan cara membuat perbandingan antara suatu elemen ( laporan keuangan ) tertentu sebagai komponen dari elemen yang lain pada laporan keuangan yang sama.

B.  Tujuan analisis Common - Size adalah untuk memperoleh gambaran tentang
Ø  Komposisi dan proporsi investasi pada setiap jenis aktiva.
Ø  Struktur modal dan pendanaan.
Ø  Distribusi hasil penjualan pada biaya dan laba.

C.  Persentase per - komponen setiap elemen laporan keuangan dapat dihitung dengan rumus sbb:
Ø Aktiva = Elemen ybs / Total Aktiva x 100%.
Ø Pasiva = Elemen ybs / Total Pasiva x 100%.
Ø Laba / Rugi = Elemen ybs / Total Penghasilan x 100%.

D. Contoh Analisis Common - Size


PT BAGAS PERKASA JAYA
Laporan Posisi Keuangan Komparatif
Periode 31 Desember 2000 dan 2001
( Dalam Ribuan Rupiah )

NERACA
31 Desember
Common - Size ( % )
2000
2001
2000
2001
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Tanah
Gedung
Mesin
Akumulasi Depresiasi
1.300
1.200
09,29
07,50
1.200
1.000
08,57
06,25
2.200
2.600
15,71
16,25
2.300
4.000
4.000
(1.000)
3.700
4.000
5.000
(1.500)
16,43
28,57
28,57
(7,14)
23,13
25,00
31,25
(9,348)
Total Aktiva
14.000
16.000
100%
100%
Utang Lancar
Utang Jangka Panjang
Modal
2.500
4.500
7.000
2.200
6.000
7.800
17,86
13,75
32,14
37,50
50,00
48,75
Total Pasiva
14.000
16.000
100%
100%
  

Rumus Mencari Aktiva tahun 2000:
= Saldo Kas / Total Aktiva x 100%
= Rp 1.300 / Rp 14.000 x 100%
= 9,29%

Rumus Mencari Pasiva tahun 2000:
= Utang Lancar / Total Pasiva x 100%
= Rp 2.500 / Rp 14.000 x 100%
= 17,86%


Rumus Mencari Aktiva tahun 2001:
= Saldo Kas / Total Aktiva x 100%
= Rp 1.200 / Rp 16.000 x 100%
= 07,50%

Rumus Mencari Pasiva tahun 2001:
= Utang Lancar / Total Pasiva x 100%
= Rp 2.200 / Rp 16.000 x 100%
= 13,75%




PT BAGAS PERKASA JAYA
Laporan Laba / Rugi  Komparatif
Periode 31 Desember 2000 dan 2001
( Dalam Ribuan Rupiah )

NERACA
Tahun
Common - Size ( % )
2000
2001
2000
2001
Penghasilan
Harga Pokok Penjualan

Laba Kotor
Biaya Pemasaran
Biaya Administrasi
Biaya Bunga

Laba Sebelum Pajak
Pajak ( 15 % )

Laba Bersih
150.000
200.000
100,00
100,00
50.000
60.000
33,33
30,00




100.000
(25.000)
(20.000)
(10.000)

45.000
6.750

38.250
140.000
(34.000)
(28.000)
(14.000)

64.000
9.600

54.400
66,67
(16,67)
(13,33)
(6,67)

30,00
04,59

25,50
70,00
(17,00)
(14,00)
(07,00)

32,00
04,80

27,20


Rumus Mencari Laba / Rugi tahun 2000:
= Saldo Harga Pokok Penjualan / Total Penghasilan x 100%
= Rp 50.000 / Rp 150.000 x 100%
= 33,33%

Rumus Mencari Laba / Rugi tahun 2001:
= Saldo Harga Pokok Penjualan / Total Penghasilan x 100%
= Rp 60.000 / Rp 200.000 x 100%
= 30%


E. Kesimpulan:
    Dari neraca yang disusun diatas, tampak bahwa selama 2 tahun, telah tejadi perubahan pada komposisi, baik aktiva ( misalnya kas, persediaan ) maupun pasiva ( misalnya utang jangka panjang ). Sementara itu dari perhitungan laba - rugi, tampak bahwa distribusi setiap Rp 1,00 penjualan kepada harga pokok penjualan misalnya mengalami penurunan, meskipun distribusi untuk biaya lainnya ( pemasaran, administrasi dan bunga ), secara total mengalami kenaikan.



Sumber                    : BUKU ANALISIS LAPORAN KEUANGAN Konsep dan Aplikasi Edisi Kedua
Karya                     : Drs. Dwi Prastowo D., M.M., Ak., Rifka Julianty, S.E.
Tahun Penerbitan        : Maret 2005